Sunday, January 18, 2004

TERBERSIT.......
Wach Malam ini serasa banyak hikmah yang didapat... keliling lihat blognya teman-taman jadi banyak masukan, ternyata bener banyak dinamika dalam hidup ini, yang penting bagi orang yang beriman itu dalam menghadapi hidup itu mesti kembali pada konsep dasar yang di gariskan Allah yakni jika menghadapi musibah maka bersabarlah dan jika mendapat kenikmatan dan anugrah bersyukurlah... nah sekarang kita bagaimana? sedang mendapat musibah atau anugrah? hanya diri masing-masing aja yang tahu. Hanya orang yang berilmu dan cerdas yang senantiasa memikirkan hal itu.
Alhamdlulillah ......................Waduch Akhirnya Sudah Hampir selesai juga bikin Web Baru http://guns96ahmad.tk Silahakan tuk mengunjungi HUuuuhhhh Haaaaahhhh Capek... semalaman begadang.... Bobo dulu Ackh.... Bismika Allahuma ahya wa'amut... ZZZZzzzzzzzzzzz..............

Friday, January 16, 2004

PESAN TAS BERKUALITAS

Kami adalah home industri yang mengerjakan berbagai jenis Tas. Baik partai kecil ataupun partai besar, insya Allah kami layani, model disesuaikan dengan keinginan, info lebih lanjut hub. email: guns96ahmad@yahoo.com atau 08121462450

Tuesday, January 13, 2004

PEMIMPIN YANG ADIL

Ketika ditanya bagaimana akhlak Rasulullah SAW, Aisyah binti Abu Bakar ra, istri Rasulullah yang paling muda menjawab : "akhlaknya Al Qur'an". Benar, akhlak Rasulullah merupakan cerminan Al-Qur'an. Simaklah Allah berfirman : "Dan Kami turunkan kepadamu Al Qur'an agar kemu menerangkan kepada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan" (QS.16:44). Maksud keterangan dalam ayat ini bukan hanya yang diucapkan, melainkan semua sikap dan tindakan Rasulullah merupakan terjemahan hidup, dari kandungan Al-Qur'an.

Bila kita ingin memahami Al-Qur'an mari kita baca sirahnya, kita ikuti akhlaknya, kita akan mengerti hakikat yang diajarkan Al Qur'an. Bila kita kebingungan mencari idola hidup, Rasulullah SAW adalah idola yang paling pantas dalam setiap zaman. Tidak ada sedikitpun dari kepribadiannya yang tidak baik. Semua sisi dari prilakunya merupakan cerminan kebaikan. Allah berfriman : "Sesungguhnya telah ada pada
diri Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu, yaitu bagi orang yang mengharapkan (rahmat) Allah dan (kedatagan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah (QS.33:21).

Bila kita ingin tahu bagaimana maksud ayat (QS.4:135, QS.5:8) yang menegaskan bahwa keadilan harus ditegakkan sebagai bukti ketaatan dan ketakwa kapada Allah SWT., kita lihat bagaimana Rasulullah bertindak adil di antara istri-istrinya, di antara sahabat-sahabatnya dan dalam
kepemimpinannya. Pernahkah kita membaca bahwa Rasulullah bermain kolusi dengan sahabat-sahabat dekatnya? Mendahlukan kepentigan pribadinya atau keluarganya? Memanfaatkan kedudukannya untuk menumpuk kekayaan? Kekuasaan tidak membuat Rasulullah sombong. Karena ia mengerti bahwa itu semata alat untuk menegakkan ajaran Allah. Prinsip Syura benar-benar Rasulullah junjung tinggi.

Bila syura menentukan suatu keputusan, Rasulullah segera tunduk terhadap keputusan itu, sekalipun ia mempunyai pendapat pribadi. Dalam keputusan perang Uhud misalnya, Rasulullah SAW mengikuti keputusan syura untuk menghadapi kaum kafir Quraisy di Luar kota Madinah, padahal ia mempunyai pendapat untuk menghadapinya di dalam kota. Bahkan Rasulullah tidak sama sekali segan untuk meminta pendapat dari seorang istrinya sekalipun dakam hal besar yang berkaitan dengan urusan negara.

Di dalam diri Rasulullah tergambar cerminan kehambaan sejati kepada Allah. Sekecil apapun dari perilaku kepemimpinannya adalah dalam rangka mentaati perintah Allah yang Maha Mengetahui. Dan dalam kesadaran bahwa kelak di hari Kiamat ia akan mepertanggung jawabkan semuanya itu di depan Allah. Karenanya bagi Rasulullah tidak ada bedanya sahabat dekat, keluarga atau orang lain, semuanya sama di depan hukum, jika melanggar harus mendapatkan perlakuan sebagaimana mestinya.

Lihatlah, suatu hari Usamah bin Zaid, ra., datang kepada Rasulullah SAW untuk membantu membebaskan atau meringankan hukuman bagi seorang wanita Bani Makhzum yang telah melakukan pencurian. Rasulullah SAW melihat sikap Usamah seketika marah, seraya bersabada : " Kau (wahai Usamah) akan membebaskan seseorang dari hukum yang telah Allah tentukan?! Melihat kejadian itu Rasulullah segera berdiri di depan khalayak, dan bersabda : "Sungguh orang-orang terdahulu sebelum kelain dihancurkan ( oleh Allah ) karena bila pemuka mereka mencuri dibebaskan dari hukum, dan bila orang-orang lemah yang mencuri ditimpakanlah kepada mereka hukuman. Demi Allah, seandainya Fatimah putri Muhammad melakukan pencurian, niscaya akan saya potong tangannya".

Monday, January 05, 2004

LULUS

Alhamdulillah, Akhirnya Kelar juga study S1-ku...
Semoga aja dengan status baru ini, aku bisa lebih mawas diri lagi dan lebih pandai proporsional membawa diri. Syukron ya teman-teman atas dukungannya dan bantuannya selama ini, semoga Allah membalas kebaikan antum sekalian dengan yang lebih baik lagi. Aamiin Ya Allah...
Jangan malah menjadi daftar panjang penganguran di Indonesia :P

Kebahagiaan datang jika kita berhenti mengeluh tentang kesulitan-kesulitan yang kita hadapi, dan mengucapkan terima kasih atas kesulitan-kesulitan yang tidak menimpa kita.

Sunday, December 28, 2003

Jika Aku Jatuh Cinta ...


Cinta. Sebuah kata singkat yang memiliki makna luas. Walaupun belum teridentifikasi secara pasti, namun eksistensi cinta diakui oleh semua orang. Al-Ghazali mengatakan cinta itu ibarat sebatang kayu yang baik. Akarnya tetap di bumi, cabangya di langit dan buahnya lahir batin, lidah dan anggota-anggota badan. Ditujukan oleh pengaruh-pengaruh yang muncul dari cinta itu dalam hati dan anggota badan, seperti ditujukkanya asap dalam api dan ditunjukkanya buah dan pohon.

Cinta sejati hanyalah pada Rabbul Izzati. Cinta yang takkan bertempuk sebelah tangan. Namun Allah tidak egois mendominasi cinta hamba-Nya. Dia berikan kita cinta kepada anak, istri, suami, orang tua, kaum muslimin. Tapi cinta itu tentu porsinya tidak melebihi cinta kita pada Allah, karena Allah mengatakan, “Katakanlah! ‘Jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, istri-istrimu, kaum keluargamu, harta-benda yang kamu usahakan, perdagangan yang kamu khawatiri akan merugi dan rumah tangga yang kamu senangi (manakala itu semua) lebih kamu cintai dari pada Allah dan Rasul-Nya dan berjiha di jalan-Nya, maka tunggulah keputusan-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang fasik.”

Prestasi kepahlawanan para pejuang tidak terlepas dari pengaruh cintanya seorang pemuda kepada pemudi. Umar bin Abdul Aziz berhasil memenangkan pertarungan cinta sucinya kepada Allah dari pada cinta tidak bertuannya kepada seorang gadis. Tidak ada yang salah pada cinta. Berusahalah menempatkannya pada tempat, waktu dan sisi yang tepat.

Ya Allah, jika aku jatuh cinta, cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu, agar bertambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu.

Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta, jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku pada-Mu

Ya Allah, jika aku jatuh hati, izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu, agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu.

Ya Rabbana, jika aku jatuh hati, jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling pada hati-Mu.

Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu, rindukanlah aku pada seseorang yang merindui syahid di jalan-Mu.

Ya Allah, jika aku rindu, jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku merindukan syurga-Mu.

Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu, janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhirmu.

Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu, jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang menyeru manusia kepada-Mu.

Ya Allah, jika Kau halalkan aku merindui kekasih-Mu, jangan biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu.

Ya Allah Engaku mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu, telah berjumpa pada taat pada-Mu, telah bersatu dalam dakwah pada-MU, telah berpadu dalam membela syariat-Mu. Kokohkanlah ya Allah ikatannya. Kekalkanlah cintanya. Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan nur-Mu yang tiada pernah pudar. Lapangkanlah dada-dada kami dengna limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu.

(Yesi Elsandra, special untuk yang saling mencintai karena-Nya)



Saturday, December 27, 2003

BELAJAR !!!


Mau sidang nih, jadi mesti belajar keras... agar mandapatkan nilai yang memuaskan, do'ain yach teman-teman :).

Tuesday, December 23, 2003

DOA DAN ASA
Missile


Hidupku bagaikan langit tak berbintang
Amalku layaknya rumah tak bertiang
Seperti kabut dimalam hari
Itulah gambaran hati

Ya Tuhan tuntunlah langkahku
Tuk menuju jalanMu itu
Ya Tuhan jadikanlah aku
Hamba yang mengisi surgaMu

Kuingin tahu jalan menujuMu
Karma petunjukMu ku bias menempuhnya
Inginku rasakan nikmatnya surgaMu
Tapi tak mungkin tanpa kasih dan sayangMu

Kau pelita dalam hidupku
Yang memberi cahaya digelap malam
Kau adalah tumpuanku
Yang memberi harapan kesetiap insan

Kasih dan sayangMu...

Sunday, December 14, 2003

INSAN PILIHAN

Sahabat, kalau ada orang di dunia ini yang paling beruntung, maka sebenarnya bukanlah yang tiba-tiba mendapat harta yang melimpah, isteri yang jelita atau suami yang gagah tampan, serta aneka kenikmatan duniawi lainnya.

Melainkan, ia adalah seorang Muslim/Muslimah yang telah ditetapkan Allah Azza wa Jalla sebagai hamba pilihan-Nya. Ia dicintai Allah. Rasul-Nya, dan orang-orang yang berhak mewarisi surga jannatun na’im. Karena itu, Allah-pun berkenan menganugrahkan mahkota kemuliaan, yang semua orang tidak mendapatkannya.

Siapakah manusia pilihan itu? Ia adalah pribadi yang karena kesempurnaan iman-nya, berhasil mewarisi sifat, sikap, dan kepribadian Rasulullah SAW, sehingga menjadi cermin dan teladan kehidupan bagi orang lain.

Bukankah Rasulullah sendiri adalah teladan umat sebagaimana yang difirmankan Allah, Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengaharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.? (Q.S Al-Ahzab (33):21)

Rasulullah telah menjadi teladan umat karena dia telah memiliki kesempurnaan iman. Ciri kesempurnaan iman adalah akhlaqul karimah.

Karenanya, insan yang telah mewarisi sifat, sikap, dan kepribadian Rasulullah, tidak bisa tidak, pasti memiliki akhlak yang mulia karena rasulullah sendiri pernah bersabda, Mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling mulia akhlaknya. ( HR. Tirmidzi )

Dengan demikian, akhlaqul karimah tak diragukan lagi merupakan tolak ukur yang paling utama apakah ia telah menjadi insan pilihan Allah atau belum.

Maka, kita pun dapat bercermin pada diri sendiri, adakah kita telah layak menjadi insan pilihan-Nya. Marilah bertaffakur karena siapa tahu kita saat ini tengah menempuh suatu jalan yang dapat mengantarkan kita untuk dapat menggapai mahkota kemuliaan, atau sebaliknya, tengah menuruni lembah menuju kehinaan.

Wallahu'alam

Friday, November 14, 2003

Kematian Cinta Sejati Adalah Awal Keabadiannya

benycasanova , www.planetmusic.4t.com

Cinta menulis surat ghaibnya untuk ku dan ia menulis syair-syair indah, gambaran mata hatinya:

"Saat cinta berkunjung ,aku tak tahu harus berbuat apa....

Dialah si-Jiwa misterius , yang terus menghantui dan selalu bernyanyi bagi jiwa sepiku...

Ia setia melantunkan senandung surgawi didepan pintu jiwaku....walau dia tahu pintu itu takkan kubuka untuknya...dengan ketulusan hati....ia membacakan syair cantiknya sebelum ku tertidur...

'Wahai Mahadewaku...syair-syair cinta telah pergi dan berlalu dari jendela kamarku. Tapi aku masih tak tahu apa sesungguhnya cinta itu.'

"Ketika kau datang membawakan sekuntum bunga, aku kira itulah cinta. Ternyata salah. Aku rasa kau hanya bermaksud menitipkan sekuntum mawar yang terjatuh dari sepeda seorang penjual bunga yang lewat didepanmu.'

'Dari kebingunganku itu....aku ingin engkau percaya-bahwa dirimu tetap tinggal dihatiku...aku tak dapat begitu saja memusnahkan kau dari jiwaku...kau telah menggengam hatiku, dan engkau telah menenggelamkan perasaanku dilautan yang tak bertepi dan tak berbatas...'

Duhai Mahadewaku....dirimu selalu kukenang .... wujudmu tetaplah abadi.....walau engkau tahu hati ini telah tertambat dengan hati yang lain.....kuharap engkau takkan pernah kecewa, maka maafkanlah aku dan selamilah nestapa cintaku, dapatkah kau rasakan perasaan seorang gadis yang terperangkap dari seorang lelaki yang mengasihi dan lelaki lain yang mencintainya?! ......'

"Duhai pelangi....kadang-kadang aku mengharap jendela kamar ini ditebali dan diselubungi debu pekat agar cahaya mataku tak terlihat orang-orang yang melintas didepannya....Aku tak ingin menciptakan luka pada setiap jiwa-yang ingin sekedar mampir menghampiri jendela itu, seraya mengulurkan sesuatu yang membesarkan hatiku, tanpa tersadar aku telah memulai menghiasi matahatinya dengan kekecewaan....dengan lirih dan suara yang bergetar kuharap semilir angin akan mengabarkan semua rahasia hatiku padamu....."

Dari kastil yang berselimutkan kegelapan...terlihat sesosok penyair muda sedang meratap dari sebuah dinding megah yang dipenuhi puisi -perlahan dinding-dinding megah itu terbakar dalam kobaran bara api asmara...dia merentangkan tangannya , dan berteriak sekeras-kerasnya dari setiap ruh kelam yang mengelilinginya , tubuhnya terjatuh lunglai diatas abu kertas kehampaannya, dibiarkan olehnya sukma agung melayang-layang mencari separuh jiwanya yang hilang......

Dengan jemari gemetar dan lemah, sang penyair meraih pena lalu ia membalas surat itu....

"Duhai Mahadewiku...dikeramangan ini...bersama ribuan lilin jiwaku terbakar perih.....aku sangat kesepian.....berabad-abad aku hidup diatas atap kastil ini, tanpa sebuah pemahaman- melakukan apa atau menunggu siapa.....kini racun itu telah mengalir dan menyebar dalam darahku, aku merasakan lumpuh yang sebenarnya lumpuh....tubuhku terkapar diatas abu pembaringanku sendiri....aku tak dapat meggapai kembali bayngan ganjil serta inspirasiku itu, dan kini mataku menjadi buta, aku tak dapat membaca lagi , serta menggenggam lembaran puisi yang pernah tercipta itu...'

"Kini semuanya sedang terbakar, bunga-bunga api telah memandikan tubuhku yang tergolek lemah diatasnya....dari kobaran api dan kepungan asap yang membalut ragaku, aku tetap mencoba menulis kata-kata terakhir untukmu, kutoreh dan kutulis diatas kulit ariku yang melepuh dan terbakar '.....

"Seandainya kabut hitam telah menutup matamu sehingga dirimu tak mengetahui diriku yang sedang meregang nyawa diruang kehampaanku ini, setidaknya langit telah mendengar serta mengukir kisah sedihku ini , dan telah kutitipkan senyum serta kerlip terakhir untukmu pada bulan dan bintang.... Secepat mungkin kutuangkan segala , sebelum aku binasa dan runtuh bersama mahkota duriku ini dan kuyakin senandung malam akan mengabarkan semuanya kepadamu....kisah seorang pujangga pencari cinta sejati...dari jemariku yang terbakar dan luka yang tersayat -kukembali menulis rintihan suara hati...."

" Duhai kekasih hati , ..."

"Aku mendamba kala kelopak mataku terbuka kuingin kau disana , duduk disampingku seraya membawakan senyum dan setangkup rindu...."

" Hanya untukmu seorang , seluruh kerinduanku , mimpi-mimpiku , tangis - tawaku, syair -syair dan doaku - kubingkai dalam lautan bahtera jiwa...karena engkaulah lautan tempat segala bahtera keinginan bermuara.

Kini hatiku telah binasa , luluh lantak bersama istana kebesaranku...."

" Dari puing-puing kehancuranku aku menceritakan padamu , dikala ku mencintaimu dengan sepenuh hati, hatiku telah menciptakan kedalaman samudera yang nyaris sama dengan kedalaman jiwa."

Engkaulah inspirasi bagi seekor merpati untuk berani melintasi awan putih guna menjemput kekasih impian.

Apakah cintamu masih bersemayam dalah sanubariku ?!....atau rasa sakit itu semakin lama semakin mengaburkan rasa cintaku darimu?!".....

Tidak !...Aku tetap mencintai dan setia menunggumu hingga ajal menjemputku!....

Aku tetap menyakini sesuatu yang hidup didalam raga ini adalah cinta sejati.

Engkaulah yang menghadirkan cinta dalam hatiku, dan menjadikanku sebagai tawanannya.

Hanya engkau seorang dan satu-satunya Dewi cinta yang memahami - rahasia malam dan siang jiwaku...

Aku tak tahu apa yang harus kulakukan hari ini , tanpa kehadiranmu disisiku...

Engkaulah Mahadewi tercantik dan termegah yang pernah kutaklukkan,

Kau tak seperti "Dewi-dewi" yang lain , yang singgah diistana jiwa ku , hanya untuk menikmati pijar mataku beberapa menit sebelum meraka pergi.

Ketika istanaku tertutup ilalang yang lebat dan nyaris tertelan bumi ,aku terpaksa menyanyikan senandung dan elegi cinta dengan keras membahana- berharap kelak ada sebuah pancaran matahati yang mengetahui keberadaanku disini, kemudian mengangkat jiwaku dari kegelapanku yang tak bertepi dan berdasar.....

Dan ternyata engkaulah - seseorang yang mengetahuinya.

Kau yang menghias istanaku dengan warna indahmu , kau yang bersihkan istanaku dengan hujan berkah yang turun dari kesucian langit....

Engkaulah yang mengelap kaca pekatku, hingga jendela kastilku kembali bening,

Kau singkapkan ilalang dari istanaku dengan kelembutan jemari-jemari cintamu yang berapi, lalu kau hidupkan beragam bunga diladang-ladangnya....

Bahkan kau telah bukakan pintu yang dulu kututup rapat, untuk melewatinya dan......tiba-tiba kita sudah bergenggaman tangan .....

"Duhai cinta, aku menginginkan dirimu sebagai matahari yang menyapa hangat relung jiwaku.....Engkaulah mata air kerinduanku , yang dengan kesegerannya telah cukup menghilangkan dahaga jiwaku"

" Aku berjanji akan meletakkan jiwamu diantara keterjagaanku yang satu dengan keterjagaan yang lain,

Digelap dan diterangku - jiwamu akan kusandingkan,

Dari setiap mata hati yang melihat dan menyapa dirimu -parasmu kuhias dan kuletakkan sebagai cerminan mata hati , karena kita telah sama-sama belajar menjadikan hati sebagai cermin,

Setiap pagi aku membukanya ...berharap kicauan pipit mengabarkan hikmah perjalanan kisah-kasih abadi kita - kepada setiap jiwa yang melintas "

Perlahan api dalam kastil semakin berkobar....terlihat kedua mata kaki sang pujangga telah terluka terbakar bara api...dengan lirih serta menahan sakit yang teramat, ia kembali menuliskan kisah kasihnya.....

' Airmataku mengalir jernih dari kelopak jiwa , seakan menyambut cengkeraman kuku-kuku maut, hanya sempat kurasakan dari ketidak-sadaranku kedua tanganku membentang seolah ingin menggapai langit...."

Sorot mataku tajam , sekan menembus atap kastil...

" Duhai matahari bakarlah gelora cinta dalam diriku....bakarlah hingga mengabu serta tertiup angin nan kelam !......"

" Angkatlah aku wahai kematian dari siksa ketersendirianku yang amat mencekam ! ..."

" Wahai maut , bidadari cantik pendamping hari akhirku ! ...Kudapati setiap merpati datang -kembali pergi, dan aku sendiri lagi....Dimanakah kekasihku , wahai maut yang lembut !...yang akan menerangi dan menjadikan pelita bagi tiap jejak langkahku?!...."

"Luka ini telah mengoyak bathinku, darah mengalir deras dari ruang biliknya....kini rasa cinta yang membawa ruhku terbang mengembara lepas , tak lagi berdiam di dalam kastil jiwaku ..."

" Kini aku bagaikan ulat-ulat yang hidup dari seonggok mayat , aku tak dapat lagi mencium keharuman bunga serta keindahannya !"......

"Jasadku terbujur layu dan terbakar....jiwaku memelas meninggalkan raga penyair muda itu...."

" Dengan hening , jemari maut mengangkat perlahan-lahan ruhku hingga terlepas dari raga, ruhku pun melayang-layang meninggalkan jasad yang ada didepannya , ingin kusentuh wajahnya untuk terakhir kali, namun apa dayaku -ku tak dapat merasakan kelembutan bibirnya, yang kini tersisa hanyalah asap duka dan bara api kesia-siaan....."

Tiba-tiba saja hujan datang dengan goresan kilat yang bergemuruh...kini semua telah sia-sia....hujan tak mampu lagi memadamkan api....praaahara dan badai telah meruntuhkan mahkota duri dan istana jiwa nya- yang kini menyatu dalam pelukan bumi

Tinggalah rintik-rintik hujan , diam menyenandungkan airmata kesedihan....

Malam berganti siang...siang berganti malam....abu jenazahnya perlahan-lahan hilang tersapu angin....

Angin bergolak mengabarkan cerita duka, tentang kematian seorang pujangga cinta , hembusannya mengalir kencang hingga pelosok negeri....

Tersadarlah para pengagung cinta dari keterjagaan mereka , kini telah kehilangan untuk selamanya sebuah "Lentera" yang mengajarkan mereka perihal hakikat cinta sejati...

Dibangunnya tugu peringatan diatas reruntuhan kastil tempat pembaringan abadi sang penyair....

Beragam muda-mudi setiap tahun merayakan indahnya cinta dan kasih sayang, diatas reruntuhan kastil itu .....berharap cintanya selamanya abadi ....

" Oh, betapa ironi dan malangnya nasib cinta sejati itu......diatas puing-puing kehancurannya sendiri , beragam wujud cinta sedang bersemi....dan guratan-guratan waktu telah membuktikan : Kematian cinta sejati adalah awal keabadiannya

Tuesday, November 11, 2003

Tiada hari tanpa penantian akan Rahmat-Mu ya Rabb
Tiada hari tanpa kerinduan akan bertemu dengan wajah-Mu ya Rabb
Tiada hari tanpa harapan akan ridha dan maghfirah-Mu ya Rabb

Friday, November 07, 2003

KEBAHAGIAAN 2



Untuk meraih kebahagian, Islam memerintahkan untuk melepaskan dunia dari hatinya, bukan dari tangannya. Artinya, bagi seorang Muslim, dunia harus dijauhi oleh hati dari kecenderungan untuk mencintainya. Tapi Islam memperbolehkan untuk memiliki harta sebanyak-banyaknya, sebagai alat pengabdian kepada Allah (swt), karena setiap ibadah kepada Allah lebih sering memerlukan pengorbanan badan dengan ritual yang melelahkan dan hati yang rela mengeluarkan harta miliknya. Sikap demikian ini dalam ilmu tasawuf disebut "zuhud". Imam Junaidi al-Baghdadi menegaskan, bahwa zuhud adalah meletakkan dunia dan isinya di telapak tangannya, bukan dalam hatinya. Harta untuk dimiliki, bukan untuk dicintai. Demikian pula anak dan istri.

Dunia bukanlah tujuan, tapi tempat manusia berbakti kepada Allah dan tempat berbuat sebagai wakil-Nya dimuka bumi. Kelak tujuan akhir adalah akhirat, dimana manusia dapat menikmati puncak kebahagian. Namun, dunia diperlukan, selain sebagai alat pengabdian, untuk dinikmati seperlunya agar tumbuh rasa rindu kepada kampung akhirat. Allah berpesan,"Hidup di dunia ini tidak lain hanyalah suatu kesenangan dan permainan belaka. Sesunggunya kampung akhirat, itulah kehidupan yang sebenarnya jika mereka mengetahui." (Q.S. al-Ankabut : 64).

Di ayat lain,"Tiadalah kehidupan di dunia kecuali permainan dan senda gurau saja. Sesungguhnya kehidupan di akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa, apakah kamu tidak memikirkannya ?" (Q.S. al-An'am : 32)

Nabi Muhammad (saw) mengajarkan lewat do'a,"Rabbana aatina fiddun-ya hasanah, wa fil akhirati hasanah, wa qina adzaban-naar." (Tuhan-ku, berilah kepada hamba-Mu ini kebahagiaan di dunia, dan kebahagian kelak di akhirat, serta jauhkan dari hamba-Mu ini siksa neraka).

Walalhu a'lam.

Rizqon Khamami.

Posted Episode Ramadhan by Guns ^_^

Wednesday, November 05, 2003

Kebahagiaan

Kecil kan?


Alhamdulillah, akhirnya bisa chat lagi, sudah sekian lama gak chat, alangkah bahagianya chat semalam dengan keterbukaan dan keterusterangan, saling menyemangati dan mengerti insya Allah kan senaniasa baik. Walau di dunia maya, tapi bisa dirasakan bahagianya diriku ini, subhanallah.

Saturday, November 01, 2003

Friday, October 31, 2003

Thursday, October 30, 2003

ARTI PENGORBANAN

Apa Arti jihad tanpa pengorbanan
Apa Arti kata-kata tanpa dikatakan
Nabi Ibrahim lambang kejujuran
Hati bercahaya penyuluh zaman

Apa Arti hamba tanpa ketaatan
Apa Arti cinta tanpa pengorbanan
Nabi Ismail contoh tauladan
Sanggup mati untuk Tuhan

Setiap tahun muslimin ke Mekah
Beribadah mengingati sejarah
Berlutut di Baitul Kaabah
Dalam penuh pasrah

Tiada beda derajat
Yang kaya atau melarat
di hadapan Yang Maha Perkasa
Menangislah orang berdosa

Tuesday, October 28, 2003